5 Tanda Amalan Diterima di Bulan Ramadhan



5 Tanda Amalan Diterima di Bulan Ramadhan


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اْلأَكْبَرِ، خَلَقَ الْكَوْنَ وَدَبَّرَ، خَلَقَ اْلإِنْسَانَ ثُمَّ أَمَاتَهُ ثُمَّ أَقْبَرَ، وَأَرْسَلَ الرُّسُلَ وَأَخْبَرَ، وَأَنْزَلَ الْقُرْآنَ الْكَرِيْمَ فِيْهِ الْعِظَاتُ وَالْعِبَرُ، فَهَدَى وَأَحَلَّ وَأَمَرَ، وَنَهَى وَحَرَّمَ وَزَجَرَ،

فَقَالَ فِيْ سُوْرَةَ الْكَوْثَرِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ:

إِنَّآ أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ اْلأَبْتَرُ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ، وَهُوَ الْقَائِلُ سُبْحَانَهُ: يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ. إِنَّا كُلَّ شَىْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ. وَمَآأَمْرُنَآ إِلاَّ وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَهُوَ خَيْرُ الْبَشَرِ، وَصَاحِبُ الْحَوْضِ الْكَوْثَرِ،
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ الْمُطَهَّرِ، وَعَلَى مَنْ صَاحَبَهُ وَأَزَرَهُ وَوَقَرَ، وَعَلَى التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ فِيْ كُلِّ أَثَرٍ، إِلَى يَوْمِ الْمَحْشَرِ.
أَمَّا بَعْدُ؛ عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَاتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.


Menentukan Pilihan Secara Cerdas

Menentukan Pilihan Secara Cerdas


Seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan rumit. Tak jarang kerumitan tersebut berujung pada pergulatan psikologis. Seolah-olah ada suara-suara yang saling berlawanan dalam hati kita. Hal ini terjadi dikarenakan dalam tiap individu terdapat dua potensi yang memiliki kepentingan yang saling bertolak belakang. Dua kekuatan yang sama-sama berusaha untuk mendominasi dan mempengaruhi. Akibatnya, manusia kerap mejadi ragu dan bimbang di tengah pusaran tarik ulur antara dua kepentingan yang berlawanan. Allah berfirman, "Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) fujur (kefasikan) dan ketakwaannya." (QS al Syams: 08)

Empat Amalan Surga Dalam Satu Hari


Ilustrasi. (wallpapermania.eu)
Ilustrasi. (wallpapermania.eu)

Empat Amalan Surga Dalam Satu Hari


Tiga Penyelamat dan Tiga Perusak


 Tiga Penyelamat dan Tiga Perusak

Saudaraku, dalam hidup yang singkat ini sering kali kita terjebak dengan hal-hal yang sepele, namun menguras energi baik dalam diri kita. Akibatnya, agenda-agenda besar yang menjadi tugas kita sebagai khalifatullah di muka bumi terabaikan.
Sebagai khalifah, kita bertugas memakmurkan bumi, menciptakan peradaban dan menebarkan Islam yang rahmatan lil-alamin.
Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW berkata, “Ada tiga hal yang menyelamatkan dan tiga hal yang merusak. Yang menyelamatkan adalah takwa kepada Allah dalam sepi maupun ramai, berkata benar (adil) dalam kondisi ridha maupun marah, dan bersikap sederhana dalam keadaan kaya maupun miskin. Sedangkan yang merusak adalah bakhil yang kelewatan, nafsu yang diikuti, dan menyombongkan diri sendiri.” (HR Baihaqi).

Tadarus Al-Quran

Tadarus Al-Quran


>Tadarus Al-Quran adalah aktivitas interaksi terhadap Al-Quran, baik dengan membacanya, memahaminya, mengkhatamkannya, mendengarnya, mentadaburinya, menghafalnya dan mempelajarinya. Selama ini tadarus dipahami hanya sebatas membaca dan mengkhatamkan Al-Quran. Semua aktivitas yang berkaitan dengan Al-Quran ini bertujuan untuk mengamalkan Al-Quran. Maka sangatlah keliru bila seseorang mengklaim dirinya mengamalkan Al-Quran tanpa membaca, memahami dan mempelajarinya.

Siapakah Ahlu Sunnah wal Jamaah?

Siapakah Ahlu Sunnah wal Jamaah?


Ilustrasi. (syariahonline-depok.com)

 Setiap golongan, kelompok, puak dan sekte dalam pemikiran Islam, masing-masing mengklaim bahwa golongan mereka saja yang benar dan betul serta selamat akidahnya. Sekalipun hal itu mereka lakukan dengan sengaja memelesetkan nash-nash (teks) dan lafaz-lafaz hadits demi membenarkan dan membela golongan dan puak masing-masing. Dan sering kita mendengar bahwa akidah yang selamat adalah akidah Ahlu Sunnah wal Jamaah, namun yang menjadi persoalan adalah siapakah yang dimaksud sebagai Ahlu Sunnah atau dengan kata lain: Apakah Asy’ariyah & Maturidiyah merupakan bagian dari Ahlu Sunnah wal Jamaah? Atau Ahlu Sunnah adalah Salafi Wahabi? Atau adakah golongan Syiah dan puak-puaknya?