Download Murottal Komplet Syaikh Adil al-Kalbani


Syaikh Adil al-Kalbani

Download Murottal Komplet Syaikh Adil al-Kalbani

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas



Adil al-Kalbani
Kalbani.jpg
Kun-yahAbu Abdil Ilah
NamaAdil
Lahir25 Ramadhan 1378 H/3 April1959
RiyadhArab Saudi
KebangsaanArab Saudi
JabatanImam Masjid Jami Raja Khalid bin Abdul Aziz, Riyadh
Imam Masjidil Haram
Imam Masjid al-Muhaisin, Riyadh Timur
FirkahSunni
Adil bin Salim bin Sa'id al-Kalbani (bahasa Arabعادل بن سالم بن سعيد الكلباني) atau lebih dikenal dengan Adil al-Kalbani (lahir di Riyadh, 25 Ramadhan 1378 H/3 April 1959) adalah Imam salat tarawih di Masjidil HaramMekkah pada tahun 1429 H sebelumnya ia menjadi Imam di Masjid Jami Raja Khalid di Riyadh.
Pada awalnya ia pernah bekerja di maskapai Saudia selama 6 tahun. Ia belajar dari banyak syaikh, antara lain Syaikh Ahmad Musthafa, Syaikh Muhammad bin Nabhan bin Hasan dan Syaikh Abdullah bin Jibrin, ia juga telah memiliki ijazah al-Qur'an dan qira'at sepuluh.
Ia pernah menjadi Imam di beberapa masjid di Riyadh, yang paling besar adalah di Masjid Jami Raja Khalid bin Abdul Aziz selama 25 tahun. Pada tanggal 4 Ramadhan 1429 H ia diangkat menjadi Imam salat tarawih di Masjidil Haram oleh Surat Keputusan Kerajaan. Pada tanggal 5 Ramadhan ia mulai mengimami jemaah salat pada 2 raka'at terakhir tarawih dan salat witir. Ia telah mengisi banyak kegiatan dakwah di Arab Saudi, antara lain ceramah di berbagai stasiun televisi, antara lain Stasiun TV Saudi, Stasiun TV Kuwait, dan Stasiun TV Alarabiya.

Syaikh Al-Kalbani, Warga Kulit Hitam Pertama yang Menjadi Imam Masjid Haram

eramuslim.com Untuk pertama kalinya, seorang kulit hitam menjadi imam Masjid Haram di Mekkah. Syaikh Adel bin Salim Al-Kalbani, sejak bulan September 2008 ditunjuk oleh Raja Arab Saudi, Raja Abdullah sebagai Imam Masjid Haram.
Sejak terpilih menjadi imam masjid yang dikunjungi hampir dua juta Muslim dunia pada musim haji itu, Syaikh Al-Kalbani sering diwawancarai oleh media massa di Saudi. Tiap kali memberikan pernyataan di depan publik, ia selalu memuji Raja Abdullah selaku “Pelindung Dua Masjid Suci” yang telah menunjuknya sebagai salah satu imam masjid Haram.
Ia menilai penunjukkan itu sebagai sikap yang “berani” dari Raja Abdullah untuk memberikan posisi terhormat pada seseorang tanpa melihat “kekurangan atau warna kulit seseorang.” Apalagi Al-Kalbani mengaku tidak memiliki gelar kesarjanaan dan cuma memiliki modal suara yang indah dan keahlian khusus dalam membaca al-Quran.
Syaikh Al-Kalbani sudah 20 tahun menjadi imam di berbagai masjid di Saudi. Namanya sudah sangat terkenal di kalangan warga Saudi, bahkan Raja Khalid Bin Abdul-Aziz di Riyadh sangat mengagumi karena keindahan suara Syaikh Al-Kalbani saat melantunkan ayat-ayat suci al-Quran. Oleh para pengagumnya Al-Kalbani diberi julukan “si burung bulbul hitam”.
Sebagian warga Saudi menyamakan terpilihnya Syaikh Al-Kalbani sebagai imam Masjid Haram dengan t
erpilihnya Barack Obama sebagai presiden AS, karena keduanya sama-sama dari kalangan warga kulit hitam. Al-Kalbani mengaku tidak keberatan dengan hal itu.
“Faktanya, orang kulit berwarna, imigrant, bisa menjadi presiden AS. Apalagi dia keturunan Muslim. Ini mengagumkan. Saya sama sekali tidak keberatan jika penunjukkan saya sebagai Imam Masjid Haram dibanding-bandingkan dengan terpilihnya Obama, sebagai president pertama dari kalangan warga kulit berwarna,” papar Syaikh Al-Kalbani.
Meski demikian ada juga warga yang mengkritik pandangan itu. Mereka menegaskan bahwa sejak dulu, Islam tidak pernah membedakan manusia berdasarkan warna kulit. “Kita tidak boleh lupa, pada jaman Rasulullah ada muadzin Bilal Al-Habshi berkulit hitam!,” tulis seorang warga Saudi dalam komentarnya di internet. (ln/mol)

Ia pernah bermimpi menjadi imam di Masjidil Haram. Baru dua tahun kemudian mimpi itu menjadi kenyataan.
Pada suatu malam, kira-kira dua tahun silam, Syeikh Adil Kalbani bermimpi bahwa dirinya menjadi imam di Masjidil Haram, Makkah. Namun begitu bangun tidur, ia segera menepis mimpi tersebut dan menganggapnya sebagai kembang tidur dan godaan kesombongan.
Walau dikenal memiliki suara merdu, namun sang Syeikh berkulit hitam dan putra imigran miskin dari Teluk Persia. Menjadi imam shalat di Masjidil Haram adalah kehormatan yang luar biasa, dan biasanya menjadi jatah para imam berdarah Arab murni.
Wajar jika kemudian, akhir September tahun lalu, Kalbani kaget bukan kepalang ketika menerima panggilan telepon. Sebuah suara mengabarkannya bahwa Raja Abdullah memilihnya menjadi imam kulit hitam pertama untuk memimpin shalat jamaah di Masjidil Haram.
Dua hari kemudian ia berjalan ke ruang resepsi yang luas dan disambut oleh Pangeran Khalid al-Faisal, Gubernur Makkah. Syeikh Kalbani mencoba mengenalkan diri, namun sang pangeran mencegahnya sambil tersenyum dengan ucapan, “Anda sudah dikenal.”
Selanjutnya, Kalbani dibimbing menuju sebuah meja dimana ia duduk di samping Raja Abdullah dan para menteri yang lain. Ia agak malu berbicara langsung menghadap raja. Namun ketika meninggalkan ruangan, Kalbani menyalami raja dan mencium hidungnya. Sebuah ciuman tradisonal tanda penghormatan terhadap orang yang lebih tua.
Beberapa hari kemudian, suara bariton Kalbani yang dalam, bergema di Masjidil Haram dan disiarkan secara langsung oleh televisi satelit ke jutaan pemirsa Muslim di seluruh penjuru dunia.
Sejak itu pula, Syeikh Kalbani mendapat julukan bernada gurau, “Obamanya Saudi”. Para imam terkemuka di Saudi bagaikan selebritis, dan sebagian besar mereka menyambut pilihan Raja Abdullah atas Kalbani merupakan bukti usahanya membawa Saudi Arabia menuju keterbukaan dan toleransi yang lebih luas dalam beberapa tahun terakhir.
“Raja mencoba memberitahu tiap orang bahwa ia memerintah negeri ini sebagai sebuah bangsa tanpa rasisme dan diskriminasi,” kata Syeikh Kalbani kepada The New York Times. “Setiap orang yang layak dan memenuhi syarat, tak peduli apapun warna kulitnya, darimana asalnya, akan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi imam. Demi kebaikannya dan kebakan negerinya,” lanjut pria berjenggot lebat yang telah 20 tahun lamanya menjadi imam tetap Masjid Riyadh ini.
Secara resmi, karena kemampuannya dalam tilawah al-Qur’an –sebagaimana delapan imam lainnya– yang membuat Kalbani dipercaya menjadi imam Masjidil Haram. Ia menjadi imam khusus di bulan Ramadhan saat shalat tarawih berjamaah. Walau demikian, tetap saja ada suara-suara sumbang yang menganggap raja bersikap rasis atas pilihan terhadap Kalbani.
Syeikh Kalbani, sebagaimana mayoritas orang-orang Saudi, dengan tanggap memperingatkan bahwa tiap rasisme di Saudi bukanlah kesalahan Islam, karena Islam sebenarnya menyebarkan egalitarianisme. Nabi Muhammad saw sendiri memiliki sahabat-sahabat berkulit hitam. “Sejarah Islam kami memiliki banyak sekali orang-orang berkulit hitam yang terkenal. Tidak seperti di Barat,” tegas pria 49 tahun ini.
Memang benar, etnis dan kesukuan di Saudi Arabia jauh lebih beragam dibanding kebanyakan negara-negera Barat. Orang-orang Saudi, Malaysia atau Afrika merupakan pemandangan umum di sepanjang jalan pantai barat. Mereka adalah keturunan para jamaah haji yang datang berabad-abad lampau, yang tinggal dan menetap hingga kini. Sebagian besar mereka telah hidup makmur bahkan meraih posisi tinggi melalui hubungan dengan keluarga kerajaan. Bandar bin Sultan, mantan Duta Besar Saudi Arabia untuk AS, adalah putra Pangeran Sultan dari selirnya yang berkulit hitam.
Perbudakan memang berlaku di Saudi, namun dihapuskan pada tahun 1962. Kebanyakan orang-orang Arab tradisional dari Nejd –asal penguasa Saudi– dulu menyebut orang luar sebagai “tarsh al-bahr”, muntah laut. Orang-orang keturunan Afrika masih mengalami diskriminasi seperti kebanyakan imigran lainnya. Bahkan imigran dari negara-negara Arab lainnya juga mengalami hal yang sama. Sebagian besar orang-orang Saudi mengeluhkan pemerintah kerajaan yang masih didominasi Nejd, tanah air keluarga kerajaan.
“Nabi mengatakan kepada kita bahwa status sosial akan tetap eksis karena sifat alami manusia,” kata Kalbani getir. “Ini merupakan bagian dari praktek-praktek pra-Islam yang masih bertahan.”
Kulit hitam bukanlah satu-satunya kendala sosial yang telah diatasi Syeikh Kalbani. Ayahnya datang ke Saudi Arabia tahun 1950-an dari Ras al-Khaima –kini menjadi Uni Emirat Arab– dan memperoleh pekerjaan sebagai pegawai pemerintah tingkat rendah. Keluarganya memiliki sedikit uang, dan setelah menyelesaikan sekolah menengah, Kalbani bekerja di Saudi Arabian Airlines sambil kuliah malam di King Saud University.
Beberapa lama kemudian ia belajar agama, tekun menghafal al-Qur’an dan belajar hukum Islam. Pada tahun 1984 ia lulus ujian pemerintah untuk menjadi imam, dan bekerja sebentar di masjid bandara Riyadh. Empat tahun kemudian ia mendapatkan posisi yang lebih menonjol sebagai imam di Masjid Raja Khalid. Sebuah masjid dengan bangunan tinggi berwarna putih yang tidak jauh dari salah satu kantor Departemen Intelijen Saudi.
Secara teologis, Syeikh Adil Kalbani mencerminkan evolusi umum pemikiran Saudi dalam dua dekade terakhir. Pada tahun 1980 dia bertemu Osama bin Laden dan Abdullah Azzam, seorang pemimpin jihad melawan Uni Soviet di Afghanistan. Awalnya, Kalbani bersimpati dengan posisi radikal dan kemarahan mereka terhadap Barat. Namun, kata Kalbani, ia mulai menemukan bahwa pandangan mereka sempit, terutama setelah serangan 11 September di AS.
Kini, Kalbani menerima dengan hangat inisiatif baru Raja Abdullah yang berupaya memoderatkan kekuasaan dan sikap keberagamaan yang keras untuk memodernisasi peradilan dan pendidikan Saudi. Di sela-sela waktu luangnya, Kalbani gemar membaca al-Watan, sebuah surat kabar liberal. “Beberapa orang di negeri ini menginginkan semua orang menjadi kertas karbon. Ini bukan cara berpikir saya. Anda dapat belajar dari orang yang mau mengkritik, yang memberikan berbagai sudut pandang,” ujarnya.
Kehidupan Kalbani, sebagaimana kebanyakan para imam, mengikuti alur yang dianggap kaku oleh orang luar. Ia memimpin shalat jamaah lima waktu di masjid, lalu pulang ke rumahnya yang ia tempati bersama dua istri dan 12 orang anaknya. Tiap pekan ia menyampaikan khutbah Jumat.
Kini suara merdu dan berat Syeikh Kalbani dapat dinikmati kaum Muslimin di seluruh dunia, terutama dalam Bulan Suci Ramadhan. “Melantunkan ayat suci al-Qur’an di hadapan ribuan orang, bukan masalah bagi saya. Tapi tempat ini (Masjidil Haram), kesuciannya dan kesakralannya, berbeda dengan shalat di tempat lain. Di tempat suci itu, ada raja, presiden dan orang-orang biasa. Semuanya dipimpin oleh anda yang menjadi imam. Hal ini mendatangkan kehormatan, juga ketakutan kepada Allah Ta'ala,” kata Kalbani.
Islam tidak mengenal kasta. Siapa pun layak menjadi imam di Masjidil Haram, asal mumpuni dan memenuhi syarat. Dan Syeikh Adil Kalbani telah membuktikannya.



KUNJUNGAN IMAM MASJIDIL HARAM SYEKH ADIL ALKALBANI MENJAHARKAN BISMILLAH & QUNUT SHUBUH


Seperti diketahui secara umum bahwa ummat Islam Ahlussunnah wal jama’ah yang tinggal di Indonesia menganut madzhab fiqh Syafi’i, karenanya hampir di temui sebagian besar sholat berjamaah yang di jaharkan, ketika membaca fatihah mengeraskan bacaan “Bismillahnya” karena bismillah bagian dalam surat alfatihah seperti Imam Syafi’i katakan. Begitu pula saat shubuh membaca qunut pada rakaat kedua.


Kunjungan Imam masjid Haramain Syekh Adil Alkalbani ke Indonesia (1/3/2015) yaitu ke Aceh, Beliau paham betul akan hal tsb di atas, hingga di daulat memimpin sholat jamaah (imam) di sana Beliau menjahrkan “Bismillah”, serta melakukan Qunut di shalat shubuh. Hal ini juga dilakukan sebelumnya oleh Syekh Sudais, Imam Besar & kepala pengurus Masjidil Haramain, yang bisa anda baca disini.

Perbuatan tokoh-tokoh di atas bukanlah hal yang baru, sebelumnya pernah di contohkan oleh Imam Ahmad ketika berkunjung ke wilayah Imam Syafi’i, dan Buya Hamka saat bersafar & mengimami sholat yang di belakangnya ada KH. Idham Kholid (baca disini), begitu pula saat kedatangan KH. Abdullah Syafi’i ke Al-Azhar yang beliau di daulat sebagai khotib, dan pengurus di minta Buya Hamka agar melakukan adzan Jum’at 2x seperti pengantu madzhab Syafi’i biasa lakukan (baca disini).

Bagaimana dengan Anda?



Silahkan Untuk Link Complete Download bisa disini atau disini streaming bisa juga disini







IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin



Toko Busana Keluarga Muslim
GRIYA HILFAAZ 
Toko Busana Keluarga Muslim


biografi syaikh abdullah al matrood abdullah al matrood full quran mp3 download biografi abdullah al matrood wikipedia murottal al mathrud high quality gaji imam di makkah syarat menjadi imam besar masjidil haram imam masjidil haram sekarang abdullah al matrood juz amma daftar gaji imam masjidil haram Penelusuran yang terkait dengan al matrood biografi syaikh abdullah al mathrud abdullah al matrood juz amma murotal al mathrud high quality abdullah al matrood wikipedia biografi abdullah al matrood wikipedia al mathrud yasin murottal al quran ahmad saud syekh al matrud download murottal anakmurottal al quran paling merdudownload murottal misyari rasyidmurotal quran imam masjidil haramdownload mp3 alquran 30 juz fullmurotal al quran yusuf mansyurmurottal al quran terbaikmurottal adalahkumpulan murottal merdudownload murottal alquran imam masjidil harammurottal al quran mp3murottal al quran anakmurottal terbaik internasionalmurottal terbaik timur tengahdownload murottal terbaik duniamurottal al quran syeikh abdullah al-mathrudSearches related to kumpulan murottal merdumurottal merdu menangislantunan ayat suci al quran merdu mp3download bacaan alquran merdu wanitamurottal merdu anakdownload mp3 murottal quranmurottal merdu syaikhbacaan alquran yg merdu lunak menangis mendengarnyamurottal syaikh mahmud khalil al-husairiSearches related to lantunan ayat suci al quran merdu mp3download lantunan ayat suci alquran seorang anak bersuara merdudownload mp3 alquran gratisdownload mp3 alquran 30 juz suara merdubacaan al quran yang sangat merdu mp3 downloaddownload mp3 lantunan ayat suci alquranlantunan ayat suci alquran imam masjidil harambacaan ayat suci al quran 30 juzukbacaan alquran merdu bangettt anda harus dengar (qs.yusuf ) mp3download murottal anakmurottal al quran paling merdudownload murottal mp3murotal quran imam masjidil harammurottal al quran terbaikmurotal al quran yusuf mansyurdownload murottal misyari rasyid Searches related to Adel Al Kalbani kisah

sheikh adil kalbani biographysheikh adil al-kalbaniadel kalbani mp3adel kalbani quran mp3kalbani recitationsheikh adel al kalbani musicsheikh adil al kalbani youtubeadel al kalbani twitter


EmoticonEmoticon