15 Hal Tetang Aqiqah



15 Hal Tetang Aqiqah

@SaiyidMahadhir
Akhir-akhir ini banyak inbox yang masuk perihal aqiqah, untuk itu, berikut kami sarikan beberapa hal terkait aqiqah yang kami ambilkan dari kitab Al-Majmu’ Syarha Al-Muhadzdzab, tulisan ulama besar dalam madzhab As-Syafii; Imam An-Nawawi (w. 676):
1. Secara hukum, aqiqah itu hukumnya sunnah muakkadah, dikerjakan mendapat banyak kebaikan, ditinggal tidak berdosa, tapi rugi, karena sudah kehilangan mendapatkan anyak kebaikan.
2. Sunnah aqiqah itu diperuntukan untuk orang tua bayi, bukan atas bayi itu sendiri, dan diambilkan dari harta orang tuanya bukan dari harta si bayi.
3. Kesunnhan aqiqah itu lebih utama untuk bayi laki-laki dengan menyembelih 2 ekor kambing, dan untuk bayi perempuan dengan 1 ekor kambing. Namun menyembelih 1 ekor kambing untuk bayi laki-laki dinilai “boleh” dan cukup.
4. Sembelihan kambing boleh juga diganti dengan sapi/kerbau, bolh juga satu sapi untuk tujuh orang yang aqiqah, dst, konsepnya diqiyaskan dengan konsep sembelihan hewan qurban.
5. Kesunnahan penyembelihan dilakukan dihari ketujuh dari kelahiran bayi, walaupun sebelum dan sesudah hari ketujuh tetap dinilai boleh. Namun tidak dianggap aqiqah jika sembelihan dilaksanakan sebelum bayi lahir.
6. Selain aqiqah, dihari ketujuh itu juga disunnahkan untuk “meresmikan” nama bayi dan mencukur habis seluruh rambut bayi, dan disunnhakan untuk bersedekah dengan harga emas/perak senilai berat rambut bayi yang dicukur habis tadi.
7. Penghitungan kapan jatuh hari ketujuh ada dua pendapat: (1) Hari kelahiran sudah dihitung satu hari sehingga enam hari kemudian adalah hari ke tujuh. (2) Hari kelahiran belum dihitung satu hari, sehingga tujuh hari kemudian baru hari ketujuh.
8. Untuk bayi yang lahir di malam hari maka semua sepakat bahwa esok harinya sudah dihitung hari pertama, sehingga enam hari kemudian sudah masuk hari ketujuh.
9. Ketentuan kambing aqiqah sama dengan kambing untuk hewan qurban, diusahakan umur kambingnya cukup dan tidak ada aib/cacat fisik yang sangat nyata.
10. Saat penyembelihan disunnahkan mengucap basamalah dengan lafazh: BISMILLAH, ALLAHUMMA LAKA WAILAIKA AQIQOH …….. (sebutkan nama bayi).
11. Tidak boleh ada ritual melumurkan darah hewan aqiqah dikepala bayi yang rambutnya baru sudah dicukur habis, akan lebih baik jika dilumuri miyak saja, minyak za’faran/minyak lainnya yang bagus untuk kepada bayi.
12. Daging sembelihan sunnahnya dimasak terlebih dahulu baru dimakan oleh keluarga, dihadiahkan, atau disedekahkan kepada sanak kerabat, jiron tentangga.
13. Disukai, dalam madzhab As-Syafii, daging aqiqah dimasak manis, selain dari Rasulullah saw menyukai maasakan manis juga menyukai madu yang manis, masalan manis untuk sembelihan aqiqah itu sebagai tafaulan/harapan agar akhlak si bayi kedepan juga manis.
14. Namun dimasak asem, asin, atau yangg lainnya juga tetap dibolehkan, selain disesuaikan dengan cita rasa penduduk, juga sebenarnya tidak ada tuntunan khusus dalam jenis masakan hewan aqiqah ini.
15. Jika seseorang sudah dewasa dan ingin mengaqiqahi dirinya sendiri lantaran dahulu kedua orang tuanya belum mengaqiqahinya, menurut Imam Ar-Rafii dalam madzhab As-Syafii hukumnya tetap dibolehkan.
Demikian ringkasnya, utamanya dalam madzhab As-Syafii, wallahu alam bisshawab.


IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Bicara Saat Khutbah Jumat Bermain HP, Menghapus Pahala Jumatan



Bicara Saat Khutbah Jumat Bermain HP, Menghapus Pahala Jumatan

Islam mengupayakan agar kaum muslimin menjadi umat yang terdidik dengan wahyu. Karena itulah, islam mewajibkan umatnya yang laki-laki untuk menghadiri jumatan.
Sehingga sesibuk apapun seorang muslim, minimal sepekan sekali, dia akan mendapatkan siraman rohani dari khutbah jumat.
Karena itulah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan perhatian besar bagi jumatan. Beliau mengajarkan berbagai macam adab, agar para peserta jumatan bisa mendapatkan banyak pelajaran dari khutbah yang disampaikan khatib.
Diantara adab itu, beliau melarang peserta jumatan untuk bicara di tengah mendengarkan khutbah jumat.
Diantara dalil wajibnya diam ketika mendengarkan khutbah, firman Allah swt,
وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا
“Apabila dibacakan Al Quran, dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”. (QS. al-A’raf: 204)
Said bin Jubair menyebutkan bahwa ayat ini berbicara tentang perintah diam ketika khutbah, baik itu khutbah jumat, idul adha, dan idul fitri. Pendapat ini juga yang dipilih oleh Ibnu Jarir, bahwa perintah diam itu untuk khutbah. (Tafsir Ibnu Katsir, 3/538)
Kemudian hadist dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ . يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ
“Jika kamu mengatakan ‘Diam’ kepada temanmu, pada hari jumat, sementara imam sedang berkhutbah, berarti kamu melakukan tindakan lagha.” (HR. Bukhari 943, Muslim 2002, dan yang lainnya)
Arti ‘tindakan lagha’ adalah ucapan yang bathil, yang tertolak, yang tidak selayaknya dilakukan. (Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi, 6/138). Jadi berkata diam untuk mengingatkan itu termasuk berbicara ketika khutbah berlangsung, yang membuat pahala jumat sia-sia, termasuk bermain HP.
sumber alimancenter.com

IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Memberi Gelar Asy Syahid, Salahkah?

Khutbah Jum'at :Persiapkan Ramadhan Mulai Sekarang

Khutbah Jum'at : Mari Persiapkan Ramadhan Mulai Sekarang

Khutbah Jum'at : Ulama Su' dan Ciri-cirinya

Khutbah Jumat : Jagalah Sholat Agar Selamat Dunia Akhirat

Khutbah Jumat : Jagalah Sholat Agar Selamat Dunia Akhirat

Belajar kepada Angsa

Belajar kepada Angsa

Bila anda sedang melihat langit,
kadang anda melihat Angsa terbang berombongan,
pergi ke daerah yang lebih hangat,
menghindari musim dingin…
Perhatikan, mereka terbang dalam formasi “V”
Mungkin anda kepingin tahu kenapa……..
========================= ========================= =========
Dengan terbang dalam
formasi “ V “, efisiensi seluruh” Grup”
akan naik sebesar 71 %, dibandingkan
dengan terbang sendiri sendiri.
Pelajaran 1:
Bekerja secara Team, bergerak ke arah tujuan yang sama , membuat kita mencapai tujuan lebih cepat dan lebih ringan.
Kita mempunyai daya dukung yang lebih kuat, tambahan energi yang berlimpah disetiap aktivitas kita, pentingnya berjama’ah, berorganisasi, dan tetap dalam shof/barisan menguntungkan anggotanya
========================= ========================= =========
Ketika salah satu Angsa
meninggalkan formasi.
Apa yang terjadi ………?..
Dia mengalami daya tahan udara yang besar,
dan kesulitan terbang sendiri………….
Akhirnya dia dengan cepat kembali ke” formasi “
untuk berbagi efek terbang dalam formasi ..
Pelajaran ke 2:
Selalu kompak di dalam team yang bergerak ke satu tujuan; akan membutuhkan lebih sedikit energi.
Tidak inklusif dalam berorganisasi, bermasyarakat.
Akan lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk mencapai tujuan.
Setiap anggota akan merasa berkewajiban untuk menolong sesama.
========================= ========================= =========
Ketika team leader kelelahan …………
Apa yang terjadi ……………..?
… Dia berpindah ke ujung formasi “V”,
sementara itu
Angsa lain akan mengambil tempatnya.
Pelajaran 3:
Berbagi kepeminpinan, harus didasari
saling hormat dan percaya diantara anggota di setiap saat.
Saling bebagi tugas atau masalah yang paling berat
Pusatkan kemampuan, dan bakat team untuk memecahkan masalah.
Proses saling menggantikan/kaderisasi dalam organisasi/jama’ah
========================= ========================= =========
Angsa terbang dalam formasi “V” sambil ber “ kotek “
hal ini akan memberi semangat terbang ‘Team leader”
Juga dengan cara demikian mereka terbang
dengan kecepatan yang sama………
Pelajaran 4:
Bila mana ada semangat dan “penyemangat,
kecepatan penyelesain pekerjaan lebih besar.
Keberadaan “ semangat “akan selalu memotivasi ,
menolong dan menguatkan…
Akan menghasikan kwalitas yang terbaik.
Ucapan kita bagi organisasi/jama’ah adalah penyemangat bukan penggembosan.
Menjadi pemimpin adalah berat maka perlu penyemangat dari semua anggota organisasi
========================= ========================= =========
Ketika salah satu Angsa sakit atau
kelelahan…………
Dia akan tertinggal dan
keluar dari formasi……..
Apa yang terjadi ……….?
Beberapa Angsa akan keluar juga dari formasi,
dan membentuk formasi baru
untuk menolong dan mengawal dia….sampai.
dia sehat dan kembali masuk ke formasi
atau terus dengan formasi tsb
atau jatuh dan meninggal.
Pelajaran 5:
Tinggalah berdampingan
dengan yang lain apapun perbedaan kita.
Lebih lebih pada waktu kesulitan
dan tantangan yang besar…
Maka pentingnya ukhuwah, kerekatan hubungan pribadi antar anggota organisasi /jama’ah
Jika kita kompak dan saling mendukung……
Jika kita menjiwai kerja sama yang baik..
Melupakan perbedaan masing masing maka kita akan selalu dapat mengatasi tantangan.
Jika kita selami arti dari persahabatan..
Dan kita selalu bersedia untuk berbagi…………..
HIDUP AKAN LEBIH BERARTI DAN KITA AKAN MELEWATI WAKTU MENDATANG DENGAN KEBAHAGIAAN. ..
https://mujitrisno.wordpress.com/2009/04/20/belajar-kepada-angsa/

Posting ulang oleh

IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Video Jalan Menuju Syurga Allah - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA





>



IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo �� 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
��webinfo : www.ceramahsingkat.com
��IG : @ikadi_nguter
��Telegram : @ikadi_nguter
��Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin


Nibras, Mutif, Rahneem dll

Kajian Hadits Tentang Larangan Berbuat Zhalim

Bahaya Makanan dalam Fitnah Akhir Zaman Ust. Syihabuddin AM

Tags

Ustadz Syihabuddin AM, Mudir Ma'had Isy Karima Tahfizhul Qur'an, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia

Dalam pengajian ini beliau menjelaskan tentang fitnah perut/makanan di akhir zaman, dan menjelaskan bagaimana tata cara rasul dalam makan dan memilih makanan.




IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Download Ebook Islam versi PDF dan Doc


Download Murottal Syekh Muhammad Jibril Full

Download Murottal Syekh Muhammad Jibril Full


Biografi ringkas Syeikh Jibril/Jibreel


Nama penuh ulama besar ini ialah Syeikh Muhammad Muhammad As Sayyid Husnain Jibril. Beliau hafaz al-Qur`an 30 juz dan dikenali ramai sebagai seorang qari` yang sangat hebat yang memiliki suara yang sungguh merdu dimana suaranya itu sentiasa dirindui oleh umat Islam di seluruh dunia. Beliau dibesarkan dalam keluarga yang sangat menitikberatkan ilmu al-Quran. Ayahanda beliau sendiri adalah seorang hafiz yang sangat masyhur di wilayah Qalyubiyah. Abangnya, Syeikh Sayyid Muhammad Jibril juga seorang hafiz dan mengajar di sebuah pusat pengajian tradisional milik Al Azhar di wilayah Ma’adi. Begitu juga saudaranya yang bernama Nashr dan saudara perempuannya juga hafaz 30 juz. 

Pada usia 5 tahun, ayahandanya menghantar beliau menimba ilmu kepada Syeikh Amir Utsman, pengajar al-Qur`an di desanya. Gurunya ini telah banyak mempengaruhi corak hidupnya. Kata beliau terhadap gurunya yang wafat di Makkah ini, “Dari Syeikh Amir saya mengambil bacaan al-Qur`an yang “bersih” dan tepat. Laki-laki ini adalah salah satu fadhilah untuk saya”. Beliau menyifatkan pertemuannya dengan Syeikh Amir adalah satu kenikmatan dari Allah. Setelah menghabiskan pengajian di peringkat Aliyah, beliau kemudiannya berpindah ke Jordan dan menjadi tenaga pengajar di Universiti al-Urduniyyah khusus dalam bidang al-Quran. 

Beliau kemudiannya menyelesaikan pengajian di Fakulti Syari’ah wa Al Qanun Al Azhar. Setelah menghabiskan pengajian, beliau seterusnya dilantik menjadi imam tetap di Masjid Amru bin Ash sejak dari tahun 1988. Kata beliau,“Allah telah memuliakan saya dengan solat dan menjadi Imam di Masjid Al Jami’ ‘Amru bin Ash, yang telah dibangun oleh lebih dari 80 orang sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (SAW).” 

Kemerduan suaranya tatkala melantunkan ayat-ayat suci al-Qur`an menjadi daya tarikan tersendiri bagi warga Mesir. Dalam bulan Ramadhan, warga Mesir berduyun-duyun datang ke situ untuk mengikuti solat tarawih. Ada yang datang seawal jam 2 petang untuk mendapat saf-saf hadapan dan bukanlah sesuatu yang aneh apabila jumlah jemaah di masjid itu mencecah sehingga 500 ribu orang. Syeikh Jibril memang bercita-cita menjadi ahlu al-Qur`an semenjak dari kecil lagi dan akhirnya beliau berjaya meraih tingkatan tertinggi dalam bidang ini. 

Walaupun sentiasa dipuji atas sebab kemerduan suaranya dan sering mendapat jemputan menjadi imam solat diseluruh dunia naun Syeikh Jibril tidak pernah bersikap membanggakan diri. Kata beliau, tawadhu’ harus tetap dijaga. Bahkan, walau sudah ribuan kali menjadi imam solat di berbagai tempat, beliau masih tetap merasa seperti seakan-akan baru pertama kali menjadi imam. Pada bulan Mac 2004, beliau mula membangunkan lembaga pendidikan al-Qur`an yang dinamakannya dengan nama Dar Ubai bin Ka’ab yang terletak di wilayah Sayyidah Zainab, Kaherah. 

Ubai bin Ka’ab adalah salah seorang sahabat Nabi saw yang sangat alim, penghafaz al-Quran dan juga penulis wahyu. Pelajar yang mengikuti pendidikan disitu akan menghafaz lima juzuk setiap tahun selama enam tahun. Bermakna, selepas habis tempoh enam tahun seseorang pelajar itu akan menghafaz 30 juz. Pada masa yang sama, Syeikh Jibril juga mendirikan “kuliyah terbuka” yang tidak terikat pada sebarang usia, dimana bidang yang diajar adalah berkenaan tajwid dan bacaan al-Qur`an.

Cara Syeikh Jibril menghafal al-Qur`an
1. Cara yang terbaik menghafal al-Quran disamping mengukuhkan daya hafalan ialah dengan musyafahah iaitu dengan mendengar dan meniru selepas mempelajari hukum bacaan.
2. Hati hendaklah sentiasa bersih dan ikhlas setiap kali mengulangi hafalan
3. Syeikh Jibril mengulang hafalan pada waktu sebelum dan selepas solat subuh.
4. Beliau akan memahami terlebih dahulu tanda wuquf (berhenti) dan cara-cara hendak mengucapkan lafaz yang benar. Esoknya, beliau akan berusaha menghafal surah atau ayat yang dibaca pada hari sebelumnya.
5. Rutin harian Syeikh Jibril ialah mengulangi hafalan sebanyak 5 juz dalam sehari. Menurutnya ini adalah wasiat dari guru beliau iaitu Syeikh Amir Utsman.

Syeikh Jibril memandang berat tentang rutin mengulangi hafalan khususnya bagi seorang hafiz. Katanya, “Barang siapa meninggalkan al-Qur`an dalam sehari, maka al-Qur’an akan meninggalkannya dalam sepekan, barang siapa meninggalkan al-Qur’an sepekan, al-Qur’an akan meninggalkannya sebulan, dan barang siapa meninggalkan al-Qur’an sebulan, maka al-Qur`an meninggalkannya setahun dan barang siapa meninggalkan al-Qur`an setahun maka yang bersangkutan akan lupa, ertinya kita harus memulakan semula hafalan dari peringkat awal.”


Ulama Al-Qur'an Syaikh Muhammad Jibril: Al-Qur'an itu Pencemburu, Ia Meninggalkan Orang yang Meninggalkannya

Bulan Ramadhan memang telah lewat. Tapi kesejukan malam-malam di bulan itu, boleh jadi masih terasa di antara kita. Jika kita sebagai Muslim Mesir, kita pasti mengenal salah seorang imam Masjid yang sangat digemari oleh para jamaah. Dia adalah Syaikh Muhammad Jibril. Ia ulama al-Qur'an yang namanya tertambat di dalam hati jutaan kaum Muslimin di Mesir. Adalah malam-malam indah yang begitu berkesan, bila seorang Muslim bisa berdiri mengikuti shalat tarawih yang dilakukannya di Masjid Amr bin al-Ash di Kairo. Karenanya, ribuan orang selalu berusaha berada di masjid, mendengarkan alunan tilawah al-Qur'annya sebagai imam, dan mengamini do'a serta munajat yang diucapkannya di dalam shalat tarawih.

Sebenarnya dia tidak hanya mengimami jamaah masjid di Mesir, tapi kerap bertandang ke berbagai negara dan memimpin shalat berjamaah dengan suaranya yang sangat baik dalam membaca al-Qur'an. Syaikh Muhammad Jibril, adalah salah satu ulama al-Qur'an yang begitu lekat dalam hati umat Islam Mesir saat ini. Berikut petikan dialog yang dilakukan oleh Islamonline bersama Syaikh al-Qur'an ini:

Bagaimana anda belajar al-Qur'an, hukum dan bacaannya, dan bagaimana anda memelihara hafalan dan bacaan al-Qur'an?
Aku belajar dan menghafal al-Qur'an, mempelajari hukum-hukumnya melalui kitab-kitab tradisional di salah satu desa di distrik Qalyubiya. Ketika itu aku berguru dari Syaikh Amin Sulaiman rahimahullah. Dan hingga kini aku masih berusaha membaca dan menghafal al-Qur'an.

Yang terpenting dalam menghafal al-Qur'an adalah mengulang hafalannya setiap hari dan memperkuat hafalan. Rasulullah saw telah memerintahkan kita untuk hal itu. Beliau bersabda, "Peliharalah hafalan al-Qur'an. Demi Zat yang jiwaku ada di Tangan Nya, sesungguhnya memelihara al-Qur'an itu lebih sulit berada di hati seseorang dari pada lepasnya seekor unta dari ikatannya. Karenanya, al-Qur'an itu mempunyai rasa cemburu. Kecemburuan al-Qur'an adalah ia akan meninggalkan orang yang meninggalkannya. Jika engkau mengabaikan dan melupakannya satu hari saja, ia akan melupakan dan mengabaikan Anda selama satu minggu. Dan jika engkau meninggalkannya selama satu minggu, maka ia akan meninggalkan Anda selama satu bulan.

Bagaimana mungkin seseorang menghafal al-Qur'an dan tidak melupakannya?
Yang harus dilakukan orang yang menghafal al-Qur'an adalah mempunyai agenda harian untuk berjanji dengan dirinya dan di hadapan Allah agar tidak lupa terhadap ayat yang dihafalnya. Terlebih saat sekarang banyak sekali godaan yang mengganggu kita. Aku membaca al-Qur'an ribuan kali dan mengkhatamkannya hampir setiap enam hari sekali. Dan meskipun demikian, ketika aku mengulang membaca, aku masih merasa seperti membacanya pada pertama kali.

Al Qur'an itu tetap saja 'perawan'. Tidak pernah habis keajaibannya. Orang yang mencintai al-Qur'an harus menjadikan al-Qur'an bagian dari agenda hariannya. Agar minimal ada satu juz setiap hari dia mengulangi hafalannya agar tidak lupa. Di samping itu ia juga harus sering mendengar bacaan al-Qur'an untuk memperkuat hafalan. Itu juga dilakukan oleh Rasulullah saw yang gemar mendengar bacaan al-Qur'an dari orang lain.

Dan yang penting, seorang Muslim harus memiliki mushaf pribadi yang menjadi rujukan ketika ia membaca dan menghafal al-Qur'an setiap hari. Sehingga ia akan mudah ingat posisi halaman dan ayat ayat yang dibacanya dalam pikirannya. Kemudian ia juga harus mempunyai waktu khusus tertentu untuk mengulang hafalan. Sebaiknya waktu itu adalah waktu fajar karena saat itu adalah saat tenang dan penuh barakah. Benarlah firman Allah swt yang menyebutkan, "Dan (bacalah) al-Qur'an di waktu fajar, sesungguhnya (membaca) al-Qur'an di waktu fajar adalah disaksikan (para Malaikat)." (QS al-Isra: 78)

Nasihat paling penting dalam hal ini adalah keikhlasan dan kecintaan kepada al-Qur'an. Kedua hal inilah yang akan menjamin pemeliharaan hafalan terhadap al-Qur'an.

Apakah menghafal dan membaca al-Qur'an mempunyai efek bagi prilaku seorang Muslim dalam kehidupannya?
Tentu saja. al-Qur'an mempunyai pengaruh langsung terhadap prilaku seorang Muslim dan akhlaknya. al-Qur'an menjadikannya seperti al-Qur'an berjalan di atas bumi. Artinya, orang yang dekat dengan al-Qur'an akan lebih terpelihara dan lebih terjaga dengan perintah al-Qur'an secara lebih baik dan menghindari larangannya.

Singkatnya, orang itu akan berprilaku seolah-olah ada Allah di hadapannya. Karena firman-firman Allah telah tertanam dalam hatinya. Islam telah memberikan contoh baginya yakni Rasulullah saw. yang disebutkan dalam sebuah hadits bahwa akhlaknya adalah al-Qur'an.

Bagaimana caranya agar seorang Muslim bisa membaca al-Qur'an dan tetap dengan memelihara tadabbur dan tafakkurnya terhadap kalamullah?

Seorang Muslim bisa terbantu mentadabburi al-Qur'an yakni dengan mengetahui bahwa Allah tengah berbicara kepada dirinya, dan dirinya. Adakah yang lebih mulia dari perasaan seperti ini? Hendaknya ia berfikir pada perintah Allah, memperhatikan dengan baik ketika al-Qur'an memanggil dirinya dalam ayat-ayatnya. Katakanlah dalam dirimu, apakah aku adalah orang-orang mukmin yang menjadi objek dari firman Allah swt.

Tapi ada banyak orang yang mendengarkan al-Qur'an lalu mereka tidak terpengaruh dengan ayat ayat itu. Kenapa seperti itu?

Ada beberapa sebab yang m enyebebkan lenyapnya pengaruh al-Qur'an dari diri orang yang membaca dan mendengarkannya. Tapi sebab utamanya ada dua?

Pertama, kurangnya keimanan. Karena jika ada keimanan yang baik dalam hati, pasti anggota tubuh akan tunduk dan mudah lembut ketika mendengarkan ayat-ayat al-Qur'an dibaca.

Kedua, banyaknya dosa. Dosa dalam hati itu bisa menghalangi eterpengaruhan seseorang dengan ayat ayat al-Qur'an. Hati memang bisa karatan seperti karatannya besi. Itu yang juga disabdakan oleh Rasulullah saw. Dan ketika sahabat bertanya, apakah yang bisa menghilangkan karat dalam hati? Rasulullah saw menjawab, "Membaca al-Qur'an." eramuslim.com


Syekh Muhammad Jibril, Imam Masjid Tertua di Mesir Dicekal Rezim As-Sisi

Selasa (14/7) kemarin Kementerian Urusan Wakaf Mesir resmi melaporkan dai internasional, Syekh Muhammad jibril dengan tuduhan “melampaui batas kewenangan” karena dianggap memanfaatkan momen shalat Tarawih untuk kepentingan politis.

Muhammad Mukhtar Jumah, Menteri Wakaf Mesir lewat sambungan telepon pada salah satu acara tv satelit Sadha El Balad dengan tegas meminta pihak berwenang untuk mencekal dan tidak menayangkan rekaman-rekaman ceramah Syekh Jibril sampai dia meminta maaf.

“Jibril telah memperdagangkan agama. Rumah Allah harusnya dipakai untuk ibadah. Bukan untuk berkicau demi tujuan pribadi. Kami akan memberikan edaran kepada semua stasiun televisi agar tidak mengundangnya sebagai nara sumber,” kata Jumah.
Meskipun tidak mendengar sendiri, Muhammad Mukhtar Jumah tetap bersikeras untuk mencekal Syekh Jibril.

“Saya memang tidak mendengar sendiri doa yang dipanjatkan Muhammad Jibril kemarin. Tapi kami akan tetap melaporkannya. Dan siapa saja yang mengundang Muhammad Jibril maka akan mendapatkan sanksi yang tegas,” katanya.

Dia juga menambahkan bahwa sejak hari ini, Syekh Jibril tidak akan masuk masjid sebagai imam atau khatib, tetapi sebagai makmum biasa.

Sebagaimana dilansir aljazeera.net, Imam Besar Masjid Amr bin Ash, masjid tertua di Mesir yang dibangun oleh sahabat Nabi Amr bin Ash itu mendoakan kehancuran bagi para penguasa zalim, rusak, ulama penjilat pemerintah dan media-media yang menyesatkan di Mesir. Selain itu, beliau juga mendoakan agar para pemuda yang berada dalam tawanan rezim diberi kesabaran dan keteguhan.

diambil dari berbagai sumber

Untuk Link Complete Download bisa disini atau disini

Untuk streaming di link disini atau disini


IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
☘Sekretariat : Jl Raya Solo Wng Km 22 Sukoharjo
☘Butuh Khatib Dai Wilayah Nguter Sukoharjo 📞 081-2261-7316

Gabung channel telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter
💈Fb.: Tausiyah Singkat
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Download Murottal Syaikh Muhammad Abdul Kareem Full


Download Murottal Syaikh Muhammad Abdul Kareem Full


Syekh Dr. Muhammad Abdul Kareem berasal dari Sudan, dia adalah salah satu reciters/pelantun al quran terbaik di dunia islam saat ini. Kebenaran "Tajwid" dan pengucapan makhroj Quran.

Dia sangat sederhana dan tidak tertarik pada popularitas.

Beliau lahir di "Mashaw" desa, dekat kota "Dongola" di hari kesembilan September 1968. Dia adalah seorang Imam dan pengkhotbah di masjid "Al Mujamaa Al Islami" di kota Khartoum.
Ia menikah dan dia memiliki tujuh anak (Dua putra dan lima putri).

Sheikh Muhammad Abdulkareem menerima pendidikan dasar di Makkah. Dia juga memperoleh gelar sarjana dari universitas King Abdul Aziz di Jeddah, di fakultas huruf "studi Islam departemen". Kemudian, ia mendapatkan gelar master dan doktor di "Studi Islam" dari University of Khartoum.

Sheikh Muhammad Abdulkareem adalah murid Syekh Muhammad Al Sissi, dan rahmat Sheikh Ahmed Sabri Mei Allah-lah mereka, di masjid besar Mekah "Masjid Al Haram". Ia mampu menghafal Al-Qur'an di bawah pengawasan mereka pada tahun 1983. Selain itu, ia telah disertifikasi oleh Sheikh Muhammad Nahban Masri dengan "7 bacaan" pada tahun 1985. Dia dikelilingi dengan berbagai Syaikh dan Ulama dengan siapa ia belajar banyak hal, seperti "Al Rasm Al-Quran", "Alfiya Ibnu Malik", dan "Al Aaqida Al Talhawiya".

Syaikh paling menonjol yang menemaninya adalah:

Sheikh Al Allamah "Abdel Aziz Bin Baz" mungkin Allah merahmatinya, di Mekah dan Taif.
Sheikh Muhammad Al Habib Al Shanqeeti mungkin Allah merahmatinya, di Mekah.
Sheikh Muhammad Al Saleh Al Utsaimin semoga Allah merahmatinya, dengan siapa ia tinggal untuk sementara di "Onaizah".
Sheikh Muhammad Abdulkareem dibedakan dengan suara lembut dan manis dan Qur'annya membaca penguasaan "Tajwid". Dia diangkat sebagai Imam dan seorang pengkhotbah di Masjid "Al Mujamaa Al Islami" barat dari kota "Khartoum". Selain itu, ia juga dikenal karena upaya besar dalam "Dakwah" atau "berkhotbah", mengajarkan ilmu-ilmu Al-Quran dan "Tajwid" aturan, dan juga Quran menghafal.

Akibatnya, ia mendapatkan sertifikat dari "Al Arqam" Institute untuk menghafal Quran di "Masjid Al Haram" di Mekah. Dia sebelumnya memegang berbagai tugas termasuk:

Mengajar di proyek amal untuk menghafal Alquran di "Al Haram" di Mekah.
Pengawasan pada seminar menghafal Quran di utara Jeddah.
Bekerja sebagai asisten guru di Universitas Al-Quran di Omdurman.
Dia saat ini memegang banyak posisi lainnya, seperti kami:

Presiden departemen kebudayaan Islam di fakultas "Matloubat Al Jamiaa".
Sebuah keanggotaan di dewan pengawas dari organisasi amal "Di Alnorin" di Khartoum.
Presiden komite memberitakan "Dakwah" di asosiasi yang sah dari ulama, da'i dan Imam.
Sebuah keanggotaan dalam komite Penasehat di Kementerian Wakaf dan Urusan Agama di Sudan.
Sheikh Muhammad Abdulkareem adalah penulis beberapa buku dan publikasi, terutama:

"Landmark integritas dalam kitab suci dan Sunnah": tesis Guru.
"Ahl Al Qibla dan hak-hak sah mereka": tesis Doktor.
"Masjid Al Aqsa": posisi dan moral.
"Perlakuan" waswasah "atau" bisikan "di Aqidah.

Sheikh Muhammad Abdulkareem menerbitkan satu set rekaman audio dari Al-Quran sesuai dengan metode bacaan Hafsh Aen Assem ini, dan merekam versi Quran sesuai dengan metode hafalan Al Dawri Aen Abi Amrou ini, dan juga penjelasan tentang "pengenalan Ibn Al Jazri" " Al Moukadima Al Jazriya ", ... dll

Untuk Link Complete Download bisa disini atau disini

Download all MP3 files 114 surahs (500 MB ZIP file)   

Untuk streaming di link disini atau disini
Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Download Murottal Syaikh Muhammad Siddiqi Minshawy Full

Download Murottal Syaikh Muhammad Siddiqi Minshawy Full 

Sekilas Profil Beliau

Muhammad Siddique Minshawi AKA Qari Muhammad Siddique Minshawi
Sheikh Mohammed Siddiq Minshawi
Nama lain Alqari As-Sheikh Mohammed Siddiq Al-Minshawi
Mohamed Siddiq El-Minshawi (Arab: Sheikh Mohammed Siddiq Minshawi) (20 Januari 1920 - 20 Juni, 1969) lahir di Mesir Atas, adalah qari Al Qur'an Mesir. Anak Siddiq El-Minshawi, saudaranya Mahmoud El-Minshawi juga merupakan qari terkenal.


Setelah secara signifikan dipengaruhi oleh ayahnya, Muhammad Siddiq El-Minshawi juga anak didik Mohamed Salamah, seorang qari terkenal dari abad ke-20. Ia mempelajari hukum-hukum tajwid bawah Ibrahim As-Su'oodi di usia muda.

Muhammad Siddiq El-Minshawi telah dikenal di seluruh negara Muslim. Dia melakukan perjalanan ke banyak negara di luar tanah airnya, termasuk Indonesia, Yordania, Kuwait, Libya, Palestina (Masjid Al Aqsa), Arab Saudi dan Suriah. Dia membantu anak-anak dengan Quran.


Siddiq El-Minshawi membantu masyarakat muslim untuk menyebarkan islam dengan bacaan tajwid. Islam mungkin adalah salah satu yang menempatkan penekanan terbesar pada pengetahuan. Tujuannya adalah untuk memahami ciptaan Allah. Mohamed Siddiq El-Minshawi adalah ulama terkenal dan penulis banyak buku tentang berbagai aspek Al Qur'an. Dia juga terlibat dalam pencetakan kaligrafi dari teks Al-Quran dan "World of Islam Festival". statusnya sebagai qari agak resmi: ia memegang gelar Syekh al-Maqâri, dan opini nya yang sering diminta dan dikutip oleh media. 

Karakteristik bacaan beliau adalah pelan dan tartil.
Berikut ini kami sediakan link download format compress (zip/rar) dan streaming murottal MP3 30 juz, dengan jenis bacaan tartil, oleh Syaikh Muhammad Shiddiq al-Minsyawy (Muhammad Sedeeq Al-Menshawe).



Untuk Link Complete Download bisa disini atau disini
Untuk streaming di link disini atau disini


Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Nibras, Mutif, Rahneem dll
Penelusuran yang terkait dengan minshawi murattal

murottal muhammad siddiq al minshawi
muhammad siddiq al minshawi mp3
siddiq al minshawi mujawwad
muhammad siddiq al minshawi with children
syaikh al minshawi mp3
syaikh minshawi
nama-nama syekh murottal
download murottal anakmurottal al quran paling merdudownload murottal misyari rasyidmurotal quran imam masjidil haramdownload mp3 alquran 30 juz fullmurotal al quran yusuf mansyurmurottal al quran terbaikmurottal adalahkumpulan murottal merdudownload murottal alquran imam masjidil harammurottal al quran mp3murottal al quran anakmurottal terbaik internasionalmurottal terbaik timur tengahdownload murottal terbaik duniamurottal al quran syeikh abdullah al-mathrudSearches related to kumpulan murottal merdumurottal merdu menangislantunan ayat suci al quran merdu mp3download bacaan alquran merdu wanitamurottal merdu anakdownload mp3 murottal quranmurottal merdu syaikhbacaan alquran yg merdu lunak menangis mendengarnyamurottal syaikh mahmud khalil al-husairiSearches related to lantunan ayat suci al quran merdu mp3download lantunan ayat suci alquran seorang anak bersuara merdudownload mp3 alquran gratisdownload mp3 alquran 30 juz suara merdubacaan al quran yang sangat merdu mp3 downloaddownload mp3 lantunan ayat suci alquranlantunan ayat suci alquran imam masjidil harambacaan ayat suci al quran 30 juzukbacaan alquran merdu bangettt anda harus dengar (qs.yusuf ) mp3download murottal anakmurottal al quran paling merdudownload murottal mp3murotal quran imam masjidil harammurottal al quran terbaikmurotal al quran yusuf mansyurdownload murottal misyari rasyid download murottal al quran dan terjemahan mp3
murottal radio rodja mp3
download murottal terjemah radio rodja
murottal emad al mansary
download murottal abu usamah radio rodja
murottal dan terjemahan al-ghomidi
qori radio rodja
murottal radio rodja 2016


Menjaga Keindahan Ukhuwah

Menjaga Keindahan Ukhuwah




Betapa berbangga hati yang bisa berukhuwah.

Tapi ada yang lebih jelita lagi, kita memilikinya dalam Minhatun Robbaniyyah. Dalam Nikmatun Ilahiyah. Dalam Quwwatun Imaniyah.

Di saat seperti inilah selaksa kerinduan yang tak harap berpisah. Maka pantas saja Al-Faruq, Umar bin Al Khattab pernah melantunkan kata
_"Aku tidak mau hidup lama di dunia yang fana ini kecuali karena tiga hal: keindahan berjihad di jalanNya, repotnya berdiri Qiyamul Lail, dan indahnya bertemu dengan sahabat lama."_

Indahnya bertemu dengan sahabat. tentu bukan sahabat yang biasa, tapi sahabat yang senantiasa diliputi keimanan yang kuat, dihiasi dengan kemuliaan akhlak, dan eratnya ukhuwah diantara mereka sebagai buah dari keimanannya.

Ada sebuah nasihat dari *ibnul Qoyyim Al Jauzi.*

_"Ukhuwwah itu hanya sekedar buah dari keimanan kita kepada Allah. Jadi jika ukhuwwahnya bermasalah mari kita evaluasi keimanan kita kepada Nya. Efek dari hubungan baik kita dengan yang ada di langit secara langsung berefek pada baiknya keterhububungan kita dengan bumi._

Bersebab rasa kesal *Abu Dzar al Ghifari* pada Bilal yang tak mengerjakan amanah dengan penuh. Bahkan kesan Bilal membesarkan alasannya untuk membenarkan dirinya.

Kecewalah Abu Dzar, hingga ia tak bisa menahan diri lalu menghardik Bilal dengan ucapan yang kasar seraya berteriak;
_"Hai anak budak hitam!!"_

Rasulullah memerah wajahnya mendengar hardikan Abu Dzar. Bergegas Rasulullah menghampiri Abu Dzar serasa petir di siang bolong,

"Engkau!!!" sabda Nabi sambil menunjuk wajah Abu Dzar, "Sungguh dalam dirimu masih terdapat jahiliah!"

Abu Dzar tersungkur bersujud dan memohon Bilal untuk menginjak kepalanya. Di letakan kepalanya di atas tanah berdebu dan dilumpurkannya pasir ke wajahnya berharap Bilal mau menginjaknya.

Berulang kali ia memohon. "INJAK kepalaku wahai Bilal!" "INJAK kepalaku wahai Bilal!" "INJAK kepalaku wahai Bilal, demi Allah ku mohon Injaklah!" "Demi Allah ku mohon engkau Injaklah wajahku, aku berharap dengannya Allah akan mengampuniku dan menghapus sifat jahiliah dari jiwaku!"

Berulang ia memohon, tapi Bilal tetap berdiri kukuh. Dia marah bercampur rasa mengharu biru, lalu dia berkata, "Aku memaafkan Abu Dzar, Ya Rasulullah. Dan biarlah urusan ini tersimpan di sisi Allah, menjadi kebaikan bagiku dikemudian hari"

Hati pedih abu Dzar mendengarnya, rasa salah yang tak terlupakan sepanjang umur hidupnya.

Begitulah kekuatan iman mereka yang saling mengingatkan. Kejelitaan Akhlak yang menghiasi sisi-sisi kehidupan mereka. Bahkan mereka pun selalu siap mengorbankan segala rasa yang tersimpan di dada untuk melanggengkan ukhuwah diantara mereka.

Jaga ukhuwah hingga akhir hayah.

Pemateri: *Ustadz Umar Hidayat  M.Ag*

:
.:
IKADI KEC NGUTER KAB SUKOHARJO
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin
Gabung channel  telegram.me/ikadi_nguter
💈webinfo : www.ceramahsingkat.com
💈IG : @ikadi_nguter
💈Telegram : @ikadi_nguter



Video Membangun Peradaban yang Besar

Tags

Membangun Peradaban yang Besar


Dr. Mu'inudinillah Basri, MA (Penasehat IKADI Kab Sukoharjo)

Peradaban Islam yang begitu gemilang beberapa abad silam, menurut Rusyi dibangun atas tiga komponen utama, yaitu keimanan, amal saleh dan ilmu pengetahuan (sains). Al-Quran sebagai pedoman bagi umat Islam telah menjelaskan berbagai keutamaan dan urgensi ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat manusia. Surat al-Mujadilah ayat 11 bahkan dengan jelas menerangkan bahwa Allah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka yang beriman dan berilmu.




Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Bekal Apa yang Kita Bawa Untuk Masuk Surga?



📋 *Bekal Apa yang Kita Bawa Untuk Masuk Surga?*




☘Sudahkah kita mulai menakar diri, seberapa bekal yang sudah kita bawa untuk perjumpaan nanti.
Bersegera kita menyadari bahwa hidup ini tak akan abadi.

🍁Mungkin saja esok kita tiada atau lusa sudah tak bernyawa.
Namun diri masih saja terlena oleh kesia-siaan belaka.

☘Banyak canda dan tawa untuk mengisi hari-hari kita.
Banyak bertopang dagu dan membawa angan yang tak menentu.
Terkadang merenda mimpi tanpa berusaha merealisasi.
Semua kosong selayaknya rumah tak berpenghuni.

🍁Ada dua kehidupan yang akan kita lewati.
Dunia fana dan akhirat nan abadi.
Dua kehidupan yang tiada berpadanan.
Namun semuanya butuh bekalan agar tak dirudung kesulitan.

☘Perjalanan di dunia tak lain ketika manusia menjalani kehidupan saat nyawa masih di kandung badan.
Namun manusia juga harus bersiap menuju kehidupan yakni berangkat dari dunia menuju hidup yang tak berkesudahan.

Seperti itulah tabiat kehidupan manusia.

*Dalam tafsir Ar Razi*, 5/68 disebutkan lima perbandingan antara bekal di dunia dan bekal dari dunia.

❣1. Perbekalan kita dalam perjalanan di dunia, akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang belum tentu terjadi.

Tetapi perbekalan kita untuk perjalanan dari dunia, akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang pasti terjadi.

❣2. Perbekalan kita dalam perjalanan di dunia, setidaknya akan menyelamatkan kita dari kesulitan yang sifatnya sementara.

Tetapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia, akan menyelamatkan kita dari kesulitan yang tiada habisnya.

❣3. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kenikmatan dan pada saat yang sama mungkin saja kita akan mengalami rasa sakit, keletihan dan kepayahan.

Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan membuat kita terlepas dari marabahaya apapun dan terlindung dari kebinasaan yang sia-sia.

❣4. Perbekalan dalam perjalanan di dunia memiliki karakter bahwa kita akan melepaskan dan meninggalkan sesuatu dalam perjalanan.

Sementara perbekalan dalam perjalanan dari dunia, memiliki karakter kita akan lebih banyak menerima lebih dekat dengan tujuan.

❣5. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kepuasan syahwat dan hawa nafsu.

Sementara perbekalan dari dunia akan semakin membawa kita pada kesucian dan kemuliaan.

Wallahu musta'an.
📝 Pemateri: *Ustadzah Rochma Yulika*


Posting Ulang Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kec. Nguter Kab. Sukoharjo
Menebar Islam Rahmatan Lil 'Alamin

bekal yang harus disiapkan untuk kehidupan akhirat
amalan untuk bekal akhirat
mencari dunia untuk bekal akhirat
bekal hidup dunia akhirat
bekal untuk hidup di alam akhirat adalah
bekal yang harus disiapkan untuk hari akhirat
tahapan perjalanan manusia menuju akhirat
bekal hidup setelah mati



Khutbah Jumat: Larangan Berbuat Zhalim

Khutbah Jumat: Larangan Berbuat Zhalim